Rabu, 09 November 2016

Hal-Hal Mengenai "Pertemanan"

Hari ini saya kembali akan menulis blog saya tentang “Pertemanan”, terdengar pertemanan bukan suatu hal yang cukup asing di telinga kita. Kita semua telah belajar bersosial sejak dari kecil, tetapi pertemanan antara anak kecil dan orang dewasa tidaklah sama. Pertemanan anak kecil dikenal lebih polos, mungkin saja sekarang berantem karena berebutan mainan tapi lima menit kemudian mereka akan lupa dengan kejadian tadi dan kembali kumpul dan berbaikan. Kita semua pernah melalui masa kecil dan juga pernah memiliki sifat polos demikian, yang umumnya merupakan bawaan sejak lahir. Menjelang seiring bertumbuh menuju remaja, kita mulai disodorin dengan berbagai jenis teman yang ada, teman yang kita temui beraneka ragam. Perbedaan sifat dari teman tersebut umumnya dikarenakan oleh lingkungan sosial tempat mereka besar. Ada yang memberikan pengaruh buruk dan ada juga memberikan pengaruh baik kepada kita.

Setelah mulai memasuki dunia kerja, teman yang kita temui akan berbeda lagi. Terdapat persaingan di tempat kerja menyebabkan terkadang kita sulit menemukan teman yang benar – benar bisa diajak untuk curhat. Jadi saya tidak menyarankan anda mengajak teman baik anda untuk bekerja di tempat yang sama, jika anda tetap mau menjaga hubungan yang baik antara anda dan teman anda sendiri. Memang terdapat juga hubungan teman yang baik di dunia kerja, tapi hal tersebut jarang dan lebih sulit untuk terjadi. Saya pernah membaca sebuah artikel yang saya sendiri juga lupa sumbernya dari mana yang menuliskan pertemanan yang bisa melewati masa lebih dari empat tahun, maka pertemanan tersebut bakal lanjut sampai dengan seumur hidup anda. Nah..apakah anda pernah mempunyai persahabatan yang serupa?dan benar seperti apa yang dikatakan oleh sumber tersebut?

Saya sendiri pribadi memiliki teman yang saya main dari kecil, teman yang saya temui di jenjang pendidikan sampai dengan teman yang saya temui di lingkungna kerja. Bagi saya manusia berkembang seiring usia dan juga dipengaruhi oleh lingkungan hidup, teman yang saya kenal dan akrab di waktu dulu, terkadang bertemu lagi malahan merasa kaku dan kehabisan topik. Jadi saya berpikir sebenarnya apa sih faktor yang menyebabkan kelanggenan dari sebuah pertemanan?..nah..berikut hal-hal yang menjadi fakor penyebab kelanggenan dari pertemanan menurut saya pribadi sendiri

1.       Keterbukaan dan Kejujuran

Saya percaya teman yang selalu saling terbuka lebih menunjukkan sebuah hubungan yang harmonis. Ini tidak saja dari segi hubungan pertemanan, tetapi juga dengan keluarga maupun pasangan hidup anda. Jujur merupakan tiang dari berdirinya sebuah rumah, ketika anda jujur, teman anda merasa anda menggangap mereka seperti keluarga, tidak ada batasan yang anda berikan kepada mereka. Anda jujur dengan apa yang rasakan dan anda juga tidak berpura-pura supaya anda di terima di depan teman anda.

2.       Toleransi dan Pengertian

Setiap orang pasti memiliki masa sulit, sebagai seorang teman tidak beda jauh merupakan bagian keluarga dari teman kita sendiri. Kita terkadang dibutuhkan empati terhadap mereka yang mungkin saja lagi tidak di keadaan yang baik. Di dalam berteman bisa saja anda bertemu dengan teman yang sifatnya temperamen , ucapannya yang lebih straightforward , nah sebagai teman harusnya kita mengerti dengan maksud dari mereka dan tidak mengambil ke hati. Dan untuk menghindari hal yang tidak baik, perbanyak lihat kepada sisi positif dari teman tersebut.

3.       Jangan Menbandingkan Kebaikan Antara Teman yang Satu dengan yang Lain

Nah…ini hal yang paling harus di hindari, ketika anda mulai membandingkan maka itu tandanya anda berteman hanya untuk mencari keuntungan dari teman anda, bisa saja anda hanya mau berteman dengan teman yang hanya mengomongkan segala ucapan yang ingin anda dengar, ataupun berteman dengan teman anda yang bisa memberikan benefit kepada anda. Ataupun anda membandingkan sifat teman anda yang mana lebih cocok dengan sifat anda yang mau lebih menuruti kemauan anda, apakah anda mencari seorang teman?atau pesuruh?

4.       Menilai Teman dengan Status ataupun Background Teman

Nah,,ini kemungkinan terjadi jika teman anda berasal dari kalangan kelas atas, ataupun teman anda memiliki wajah yang rupawan jadinya anda merasa bangga mempunyai teman yang demikian, jadi ketika anda berteman anda suka memuji-muji teman anda supaya mendapatkan kedudukan di hati teman anda tersebut. Kelihatanya orang seperti begitu tidak benar-benar tulus dalam menjalin pertemanan.

5.       Menggangap Teman Ketika Butuh dan Melupakannya Ketika Sudah Tidak

Ini ibarat air susu dibalas dengan air tuba kalau dalam peribahasa Indonesia. Ada tipikal teman yang demikian yang menggangap temannya seperti “Tissue” yang hanya di pakai ketika butuh dan buang ketika sudah tidak memerlukan, terkadang memang begitulah, tetapi ntah kenapa juga ada teman yang bersedia untuk diperalatain, dan kita tidak pernah tau mengapa mereka demikian.

 

Saya sendiri memiliki pandangan tentang teman yang saya anggap baik, nah ini saya jelaskan sifat mereka berdasarkan warna menurut saya pribadi :

1.       Merah

Si pemberani yang ekstovert, sifat dari si merah biasa lebih menonjol, ngomong apa adanya dan terkadang memang menusuk, tetapi begitulah kenyataan yang ada, tapi salah satu kelebihannya yang tidak tertandingi yaitu Royalitas sebagai teman yang pantas diacungi Jempol. Kapanpun kita memerlukannya dan apabila dia mampu membantu kita , dia tidak akan membiarkan kita sendiri di dalam masalah.

2.       Putih

Si Putih yang introvert ini terbalik sifatnya dari si Merah, yang putih yang terkesan lebih polos dan pasif, mungkin dia tidak dapat memberikan pendapat yang cukup membantu di dalam problema hidup anda, tetapi salah satu keunggulannya tidak akan di memiliki orang lain yaitu kemampuan mendengar tanpa menghakimi, nah..ini dia satu-satunya orang yang bertindak tenang ketika anda menceritakan masalah anda, bila anda perlu seseorang yang bersedia hanya untuk mendengarkan keluh kesah anda, maka dia orang yang paling tepat.

3.       Kuning

Si kuning yang ceria, saya pribadi masih belum menemukan teman yang demikian, tapi saya sering menemukan karakter ini ketika nonton drama …hahaha…si kuning ini sifatnya yang terkadang konyol, tetapi memberikan kita sebuah harapan bahwa positif thinking akan memberikan hidup yang lebih positif dibandingkan kita hanya tetap meratapi hal-hal negatif yang ada.

4.       Abu

Si Abu yang tidak tentu arah, anda akan ketemu dengan teman yang plin-plan. Yah,,,dia orangnya yang tidak punya pendirian, nah..jadi apa kelebihannya, ada donk, terkadang karena dia yang tidak punya pendirian dia akan memberikan anda hak untuk mengambil keputusan ketika keluar makan sama-sama …hahaha

5.       Ungu

Si ungu yang keibuan,,,nah ini adalah tipikal teman yang lebih bisa berpikir dewasa ketimbang lainnya, bersama dia anda merasa selalu disodorin dengan solusi yang lebih mengena, tetapi di lain sisi anda akan merasa di komentari terlau banyak solusi, sehingga anda kehilangan kesempatan untuk berkembang, karena terkadang kesalahan dibutuhkan untuk memperbaiki ketidaktahuan kita atas sesuatu, lebih baik kita bangkit sendiri daripada harus ditopang karena takut jatuh.

 

 

Berikut beberapa jenis teman yang saya pribadi tidak suka

1.       Mau menang sendiri

Nah..saya tidak suka ketika keputusan dari sekelompok teman harus menuruti sebuah keputusan karena ada salah satu dari kelompok terus yang mementingkan kehendaknya sendiri. Jadi apa arti dari berteman selain untuk teman tersebut, saya merasa sebagai teman rasa kebersamaan itu harus timbale balik, kalau cuman semua pihak lakukan untuk satu orang , itu artinya memberi makan kepada EGO orang tersebut untuk bertambah besar.

 

2.       Suka Bertindak Sesuai Musimnya

Nah..ini akan ada teman yang baik sama anda ketika dia lagi dalam mood yang baik, dan akan berkelakuan seenaknya ketika mereka dilanda oleh hal yang tidak baik, dalam hal ini kita ibarat setumpukkan samsak , mereka akan numbuk” anda hanya untuk meluapkan emosi mereka.

 

3.       Suka cemburu atas hubungan antara teman

Nah..ini teman yang saya tidak suka, bagi dia hubungan antara teman yang satu dengan yang lain harus ada yang di prioritaskan, jadi ketika menurut dia ada teman yang lebih baik kepada teman yang lain, dia akan merasa cemburu bahkan berkecil hati, dan apa yang dia lihat itu sebenarnya hanya asumsi dia sendiri.

 

                Nah,,beginilah hal-hal tentang pertemanan dari sudut pandang saya sendiri, apabila terdapat perbedaan silahkan komen dibawah kolom komentar dan tentunya dalam bahasa yang santun ya guys,, karena pada prinsipnya kita saling sharing J

Senin, 24 Oktober 2016

Perbedaan Paspor Biasa 24 Hal dan 48 hal

Halo guys, kali ini saya akan sharing sesuatu yang baru saja terjadi dengan diriku sendiri. Nah, apa itu..sesuai dengan judul artikel saya yaitu letak perbedaan paspor 24 halaman dan 48 halaman. Saya sendiri merupakan pemegang paspor 24 halaman dan saya bukan seorang TKI, karena selama ini pemegang paspor 24 halaman selalu disamakan sebagai TKI. Saya tidak mencap bahwa tidak bagus dicap sebagai TKI, tetapi yang menyesalkan saya itu adalah pemegang paspor 24 halaman sering di takut-takuti dengan isu sulitnya untuk masuk ke negara lain ataupun dalam proses permohonan visa. dan Kenapa pemegang paspor 24 hal sering disebut sebagai TKI, kenapa bisa demikian?? Nah..bisa jadi ini karena para pekerja TKI mendapatkan pembebasan biaya bagi TKI yang bekerja diluar negeri diberikan paspor biasa 24 halaman, apakah karena begini? Tetapi sekarang TKI juga bisa melakukan permohonan paspor 48 halaman tapi dikenakan tarif PNBP yang berlaku bagi paspor 48 halaman.

Hari ini saya mau share dengan anda semua karena saya sebagai pemegang paspor 24 halaman merasa risih kadang dengan berita tentang paspor 24 halaman yang terkadang tidak benar dan isu-isu tentang paspor 24 halaman yang beredar tanpa disertai dengan bukti yang benar dari peraturan perundang-undangan. Minimnya sosialisasi dari pemerintah sering menyebabkan salah penafsiran dari masyarakat dan terkadang juga dari oknum pemerintah itu sendiri. Sekedar informasi buat anda yang masih bingung mengenai perbedaan paspor 24 halaman dan 48 halaman. Berikut ketentuan yang berlaku sesuai Surat EdaranIMI.2-GR.04.02-1.568 tertanggal 09 November 2010 oleh Direktur Dokumen Perjalanan, Visa, dan Fasilitas Keimigrasian, Djoni Muhammad SH MM :

(1) Paspor biasa yang berisi 24 halaman mempunyai fungsi dan derajat yang sama dengan paspor biasa yang berisi 48 halaman, perbedaan terletak pada fisik jumlah halaman dan tarif PNBP,

(2) Paspor biasa yang berisi 48 halaman dapat diberikan kepada tenaga kerja Indonesia (TKI),

(3) Masa berlaku paspor biasa yang berisi 24 halaman yang semula 3 tahun menjadi 5 tahun,

(4) Masa berlaku Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) yang berisi 16 halaman yang semula berlaku 3 tahun menjadi 1 tahun,

(5) Akan diterbitkan SPLP berbentuk lembaran dan dapat diberikan secara kolektif dengan masa berlaku paling lama 1 tahun dan hanya dipergunakan untuk perjalanan kembali ke wilayah Republik Indonesia,

(6) Pembebasan biaya bagi TKI yang pertama kali bekerja di luar negeri diberikan paspor biasa berisi 24 halaman, jika menghendaki Paspor biasa yang berisi 48 halaman, maka dikenakan pembayaran biaya sesuai tarif PNBP yang berlaku bagi paspor 48 halaman.

Nah, mengapa praktek yang terjadi di lapangan masih berbeda dengan peraturan yang ada, minimnya sosialisasilah yang menyebabkan bisa demikian. Saya sendiri merupakan pemegang paspor 24 halaman sejak tahun 2014, sebelumnya saya merupakan pemegang paspor 48 halaman berhubung jarang keluar negeri dan halaman yang ada di paspor sering mubazir alias tidak terpakai, jadi ketika awal tahun 2014 pas permohonan paspor online, saya mengapply paspor biasa yang 24 halaman. Dan sampai dengan saat ini saya masuk ke Singapura dan Malaysia tidak pernah di tahan dengan alasan saya merupakan pemegang paspor 24 halaman.

Pada awal tahun 2016 saya menggunakan paspor 24 halaman untuk melakukan permohonan paspor ke Taiwan, kembali saya ditakut-takuti oleh teman-teman dengan alasan saya pemegang paspor 24 halaman dan permohonan visa saya akan ditolak, tiket saya akan hangus, rencana perjalanan saya ke Taiwan tidak akan terealisasi, dan ternyata saya berhasil mendapatkan visa Taiwan tanpa ada itinerary perjalanan tour travel. Jadi  selama ini yang saya baca dari blog travelling para traveler yang menggunakan paspor 24 halaman dan tidak mengalami kendala di luar negeri maupun permohonan Visa adalah BENAR. Bagi yang mengalami kendala ketika melakukan permohonan Visa saya rasa bukan karena jumlah halaman paspor tapi kemungkinan kelengkapan dokumen yang anda berikan, tapi itu cuman sebatas pendapat saya.

 

Pada awal oktober 2016 kemarin, saya merencanakan paket perjalanan tour ke China bersama orang tua, kembali saya disuguhkan isu kesulitan permohonan visa karena saya pemegang paspor 24 halaman oleh staf tour travel, yang saya sayangkan sebagai biro perjalanan saja pengetahuan tentang hal demikian saja masih begitu minim, dan ketika saya mengatakan saya berhasil mendapatkan visa Taiwan dengan menggunakan paspor 24 halaman, saya menerima balasan pesan dari staf tersebut bahwa perbedaan negara jadi kemungkinan saya bisa ditolak, waktu itu saya cuman bisa pasrah, tetapi dalam hati saya tetap yakin tidak mungkin karena begitu, sedangkan dari pemerintah saja sudah mengeluarkan peraturan demikian. Saya melakukan pencarian di beberapa sumber para blog traveler, dan saya menemukan banyak yang menggunakan paspor 24 halaman untuk mengapply Visa China, Jepang , Australia bahkan Eropa dan berhasil mendapatkannya. Dan ternyata benar, Visa kunjungan china saya di APPROVE, hal ini membuktikan halaman paspor bukanlah sumber masalah ditolaknya Visa anda.

Sekian pengalaman saya mengenai paspor 24 halaman. Saya rasa bukan alasan yang tepat mengecap paspor 24 halaman sebagai penghambat permohonan Visa ataupun kunjungan ke negera lain. Dan apabila paspor 24 halaman merupakan penghambat, mengapa pemerintah masih tidak mencabut paspor 24 halaman dan meninggalkan kerancuan seperti begitu. Sedangkan di website imigrasi saja menunjukkan gambar kesetaraan derajat dan fungsi antara paspor 24 hal dan 48 hal. Paspor 24 halaman lebih diperuntukkan untuk yang jarang bepergian sedangkan untuk anda frekuensi keluar negeri yang tinggi lebih disarankan untuk mengapply paspor 48 halaman sehingga tidak cepat habis halamannya dan anda tidak harus repot untuk menggapply kembali paspor baru.

Jadi kesimpulannya perbedaan paspor 24 Halaman dan 48 Halaman yaitu JUMLAH HALAMANNYA serta tarif pembuatannya J

Sekian sharing dari saya sendiri, semoga membantu